SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Mr Green Hidroponik Farm sukses menembus jajaran 10 UMKM Terbaik Nasional pada ajang penghargaan Business Master Class UMKM BISA 2026. Program pembinaan dan pengembangan kapasitas UMKM bergengsi ini diselenggarakan oleh Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) berkolaborasi dengan Desa Sejahtera Astra.
Penghargaan tersebut diumumkan pada acara puncak UMKM BISA 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada 17 Juli 2026. Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan perkembangan usaha para peserta, sepuluh UMKM terbaik memperoleh penghargaan serta dana pengembangan usaha sebesar Rp10 juta.
Keberhasilan Mr Green Hidroponik Farm menjadi salah satu dari sepuluh UMKM terbaik tingkat nasional merupakan hasil dari proses pembinaan, peningkatan kapasitas usaha, inovasi, serta komitmen dalam menghadirkan produk hortikultura berkualitas bagi masyarakat.
Mr Green Hidroponik Farm merupakan usaha budidaya sayuran dan buah hidroponik yang berlokasi di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, dengan fokus utama pada produksi selada hidroponik dan melon premium menggunakan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Seluruh produk dipanen langsung dari kebun sehingga tetap segar, higienis, dan memiliki kualitas yang terjaga.
Lebih dari sekadar menghasilkan produk pertanian, Mr Green Hidroponik Farm memiliki visi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Usaha ini turut membuka peluang kerja, menjadi sarana edukasi mengenai pertanian modern, serta mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan sehat melalui produk hidroponik yang berkualitas. Ke depan, Mr Green Hidroponik Farm berkomitmen memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai sektor, mulai dari kafe dan restoran, perusahaan, instansi, hingga masyarakat umum.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Barito Utara dan Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas usaha, memanfaatkan peluang pembinaan, dan membangun daya saing sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas. (red)



Tinggalkan Balasan