Muara Teweh, Bakumpai Pos – Komandan Kodim (Dandim) 1013/Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif nasional yang memerlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program unggulan Presiden ini tidak hanya bertumpu pada TNI, melainkan tanggung jawab bersama.
Menanggapi banyaknya pro-kontra yang beredar di media sosial, Dandim meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyerap informasi. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang membesar-besarkan kendala teknis kecil untuk menyudutkan program secara keseluruhan.β
“Kadang orang mudah diprovokasi hal sepele yang mungkin melenceng dari petunjuk Presiden. Contoh jika ada makanan kurang layak di satu-dua titik dari puluhan ribu titik yang ada, itu digoreng terus seolah program ini gagal,” ujar Letkol Inf Nurwahid di sela-sela acara buka bersama wartawan di Balai Komando Kodim setempat, Selasa (17/3).
βIa menambahkan bahwa oknum “nakal” di beberapa titik dapur MBG memang harus ditindak, namun hal tersebut tidak boleh mengaburkan fakta bahwa mayoritas masyarakat telah merasakan manfaat besar dari program ini.
Letkol Inf Nurwahid juga memberikan pesan menohok bagi pihak-pihak yang masih bersikap skeptis. Ia menyebutkan bahwa bagi masyarakat di pelosok atau kampung-kampung, program MBG ini sangat dinantikan.
β”Kalau orang di kota masih protes, itu tandanya kurang bersyukur. Kita yang di kampung-kampung ini sangat berharap sekali. Ini tugas kita semua untuk mengawal,” tegasnya.
Dandim mengajak insan pers untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif. Media diharapkan menjadi pengingat jika ada hal yang kurang tepat di lapangan, namun tetap dalam koridor mendukung kepentingan nasional.β
“Jika semua pihak saling mendukung, mengawasi, dan mengawal, Insya Allah program Makan Bergizi Gratis ini akan berjalan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi generasi bangsa,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan