Muara Teweh, Bakumpai Pos – PT SMM gelar kuliah umum bertema “Mining Industry Insight: Process, People, and Sustainability” di Aula Politeknik, Muara Teweh, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan bertajuk SMM Mengajar ini diikuti hampir 100 peserta, terdiri dari mahasiswa seluruh program studi—Teknik Pertambangan, Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan, dan Manajemen Informatika—serta jajaran dosen, staf kampus, dan jajaran manajemen PT SMM.

Kepala Teknik Tambang PT SMM, Joko Martoyo, memaparkan alur proses bisnis pertambangan dari hulu hingga hilir, mulai dari eksplorasi, perencanaan tambang, penambangan batubara, pengolahan di Coal Processing Plant, hingga tahap reklamasi dan revegetasi.

Peserta diajak memahami peran penting departemen pendukung seperti Environment, Health, and Safety (EHS), Supply Management, Human Capital, hingga Corporate Social Responsibility (CSR). Materi menekankan penerapan Good Mining Practice, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

Joko Martoyo mengungkapkan bahwa peluang bagi SDM Kabupaten Barito Utara untuk masuk ke sektor pertambangan sangat terbuka lebar.

​“Mahasiswa perlu mendapatkan pembinaan, wawasan industri, dan kesempatan pengembangan diri agar kualitasnya sesuai dengan kebutuhan industri di Barito Utara. Peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Wakil Direktur Politeknik Muara Teweh, Ilhan, mengapresiasi kehadiran praktisi PT SMM yang memberikan gambaran nyata dunia kerja kepada mahasiswa.

​“Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan mahasiswa dari seluruh tingkat untuk menambah pengetahuan dan wawasan selama berkuliah,” tutunya.

PT SMM secara simbolis menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan berupa penataan aula dan unit videotron kepada pihak kampus. Bantuan tersebut diserahkan oleh Joko Martoyo dan diterima langsung oleh Ilhan.

PT SMM berharap hubungan sinergis antara dunia pendidikan dan industri dapat terus terjalin erat, sekaligus mencetak generasi muda lokal yang siap bersaing di dunia kerja. (red)