Muara Teweh, Bakumpai Pos – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa proyek pelebaran jalan protokol dan jalan kolektor di dalam kota Muara Teweh merupakan urat nadi bagi kemajuan dan roda perekonomian wilayah.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara memasang target tinggi agar seluruh proses pengerjaan dapat rampung pada Desember tahun ini.

Hal tersebut ditegaskan Bupati dalam arahannya terkait agenda Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk proyek pelebaran jalan, pada penanganan Jalan Yetro Sinseng dan Jalan Temanggung Surapati. Agenda penting ini dilaksanakan di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (2/7/2026).

​”Pelebaran lima ruas jalan ini bertujuan melancarkan mobilitas, roda perekonomian, serta keselamatan masyarakat. Kami menargetkan seluruh prosesnya rampung pada Desember tahun ini,” tegas H. Shalahuddin.​

Mengingat pentingnya proyek infrastruktur ini bagi masa depan daerah, Bupati secara khusus meminta kebesaran hati dan keterlibatan aktif dari warga lokal, terutama mereka yang memiliki lahan di sepanjang jalur hijau tersebut.

​”Untuk itu, saya memohon kebesaran hati dan dukungan penuh dari masyarakat, khususnya para pemilik lahan, demi kemajuan Barito Utara,” imbuhnya.

Sinergi Pemerintah dan Warga Jadi Pondasi Utama

Sebelumnya, agenda konsultasi publik ini dibuka dengan penyampaian sambutan tertulis Bupati Barito Utara yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Muhlis.

Dalam sambutan tersebut, Sekda kembali menggaungkan pesan Bupati mengenai pentingnya kolaborasi antara umara dan warga.​

“Pembangunan dan pelebaran infrastruktur jalan ini adalah pondasi krusial bagi masa depan kota kita. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan, menyatukan visi, dan menyukseskan program ini demi kepentingan serta kesejahteraan kita bersama,” ujar Muhlis memotivasi para peserta yang hadir.

Tiga Dinas Paparkan Rencana Teknis

Untuk memastikan proyek berjalan presisi, sesi paparan teknis dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, B.P Girsang.​

Penjelasan detail mengenai tata ruang dan rekayasa jalan disampaikan secara komprehensif oleh kolaborasi tiga instansi strategis, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Barito Utara.​

Guna menjamin transparansi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

Rangkaian konsultasi publik ini kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara bersama antara Pemkab Barito Utara dan perwakilan masyarakat, sebagai bentuk komitmen bersama menyukseskan pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(red)