Muara Teweh, Bakumpai Pos – Kabupaten Barito Utara (Barut) mencatatkan sejarah manis dengan meraih gelar Juara Umum Terbaik Satu pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ke-XXXIII yang ditutup di Muara Teweh, Jum’at (21/10/2025) malam.
Keberhasilan ini disambut antusias, namun Anggota DPRD Barut dari Fraksi PKB, H. Parmana Setiawan, mengingatkan agar euforia tidak berujung pada kelengahan.
“Dengan perolehan hasil demikian kita jangan cepat puas. Mempertahankan lebih sulit dari pada memperjuangkan. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang dan pola Pembinaan LPTQ yang berkelanjutan,” kata Parmana, Sabtu (22/11/2025).
Parmana menekankan bahwa MTQH Kalteng XXXIII harus dijadikan momentum untuk evaluasi menyeluruh. Ia mendesak Kemenag, LPTQ, dan semua pihak terkait untuk memperkuat pelatihan sepanjang tahun.
“Tujuannya jelas, memastikan Barito Utara Juara Umum MTQH pada tahun-tahun berikutnya dan menjadikan MTQH sebagai syiar Islam yang berkelanjutan,” ucapnya.
Untuk menjamin regenerasi dan kualitas, Parmana mendorong DPRD Barut dan Pemerintah Daerah untuk memastikan dukungan anggaran dan fasilitas pelatihan.
Ia juga menuntut agar seleksi kafilah ke depan dilakukan lebih ketat dan profesional, memastikan bahwa Barito Utara Juara Umum MTQH bukan hanya kebetulan, tetapi hasil dari strategi pembangunan SDM keagamaan yang matang.



Tinggalkan Balasan