Muara Teweh, Bakumpai Pos – Rencana besar Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk melakukan transformasi wajah ibu kota melalui konsep “Muara Teweh Baru” mendapat apresiasi dan dukungan dari kalangan legislatif.​

Anggota DPRD Barito Utara, H. Al Hadi, menyatakan bahwa rencana yang dipaparkan oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, merupakan langkah visioner yang akan mengubah wajah daerah menjadi lebih modern dan kompetitif.

Salah satu poin yang menjadi perhatian H. Al Hadi adalah rencana pelebaran jalan poros utama. Jalur dari ujung Jembatan KH. Hasan Basri, Jalan H. Koyem, Simpang Polimat, Jingah, hingga Simpang Bandara HMS akan diubah menjadi 2 jalur dengan total 6 lajur.​

“Pelebaran jalan hingga 6 lajur ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur biasa, melainkan persiapan Muara Teweh sebagai kota yang tumbuh pesat. Ini adalah solusi jangka panjang untuk mobilitas masyarakat dan aksesibilitas ekonomi,” kata H. Al Hadi.

H. Al Hadi juga menyambut baik rencana pembangunan fisik yang akan menjadi identitas baru Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

​”Konsep Waterfront City dan penataan kawasan wisata pinggir sungai akan memberikan nilai tambah luar biasa bagi sektor pariwisata kita. Ini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan dan penggerak ekonomi warga lokal,” tuturnya.

Terkait rencana pembangunan Perkantoran Pemda Terpadu, H. Al Hadi menilai hal tersebut akan meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Menurutnya, integrasi pusat pemerintahan dengan kawasan wisata adalah bentuk tata kota yang rapi dan modern.​

“Kami pada prinsipnya sangat mendukung selama ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Kita ingin Muara Teweh tidak hanya cantik secara estetika, tapi juga nyaman bagi warga yang tinggal di dalamnya,” tegasnya.​

Sebelumnya, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam rapat koordinasi Rabu (17/12/2025), menegaskan bahwa proyek ini adalah bagian dari membangun peradaban kota baru yang selaras dengan visi kemajuan daerah.