‎‎Palangka Raya, Bakumpai Pos – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) ‎Agustiar Sabran menyebut bahwa pembangunan Kalimantan Tengah dibagi menjadi tiga zona, dimana tiap-tiap zona tersebut diberi tema sesuai potensinya.

Zona Timur adalah Hilirisasi Pangan, Lumbung Energi Baru dan Terbarukan, serta Wilayah Mitra Dari Pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

Zona Tengah adalah Pusat Perdagangan dan Jasa, Pariwisata, Pengembangan Sentra Pertanian Terintegrasi, serta Pusat Riset dan Pendidikan.

Zona Barat adalah Pusat Hilirisasi Sumber Daya Alam, Hilirisasi Industri, Kawasan Perdagangan Besar, Pariwisata, dan Konservasi Taman Nasional Berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Agustiar Sabran saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Jayang Tingang di Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (10/5/2025).

Selain itu, Agustiar Sabran menegaskan pentingnya forum Musrenbang RKPD Kalteng tahun 2026 sebagai wadah strategis untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dan terintegrasi di seluruh wilayah Kalteng, dimana pembangunan Kalteng tahun 2026 bagian dari RPJMD 2025-2029, yang disusun sesuai Visi dan Misi Kepala Daerah Masa Jabatan 2025-2030.

“Visi kami selaku Gubernur Kalimantan Tengah, yaitu mengangkat harkat martabat khususnya masyarakat Dayak dan umumnya masyarakat Kalimantan Tengah (Manggatang Utus), dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Bermartabat untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Agustiar.

‎Kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2026 juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Wakil Gubernur, Edi Pratowo, DPD RI dapil Kalteng, Ketua DPRD Prov. Kalteng, Forkopimda Prov. Kalteng, Bupati/Wali Kota se-Kalteng, Kepala OPD Prov. Kalteng, Kepala Bapperida Kab/Kota Kalteng, Pj. Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis didampingi Kepala Bapperida, Edi Kusumajaya dan undangan lainnya.