Muara Teweh, Bakumpai Pos – Pj Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan program pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Perum Bulog Muara Teweh dan disambut antusias oleh masyarakat setempat, Jumat (28/3/2025).

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalteng, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian, atas terselenggaranya pasar murah ini. Ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Lebaran,” ungkap Muhlis.

Pasar murah ini merupakan bagian dari program strategis Pemprov Kalteng dalam rangka pengendalian harga bahan pokok dan pengendalian inflasi daerah. Program ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, melalui sambungan Zoom Meeting, dan digelar secara serentak di berbagai kabupaten/kota di Kalteng.

Dalam kesempatan ini, Pj. Bupati Barito Utara berharap agar kegiatan pasar murah dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan kebijakan strategis dari Bapak Gubernur, kami optimis tren positif ini bisa terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Agussalim Tuo, Ketua Komisi II DPRD H. Taufik Nugraha, para pejabat Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga yang terlihat sangat antusias.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, Rangga Lesmana, dalam laporannya menyampaikan pasar murah ini menyasar 1.432 desa di Kalimantan Tengah, dan akan berlangsung sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. Adapun paket bahan pokok yang dijual seharga Rp15.000, setelah mendapat subsidi sebesar Rp113.500 dari total nilai paket Rp128.500.

Rangga menekankan program ini turut mendukung perekonomian lokal karena melibatkan petani dan distributor dalam daerah.

“Sejak tahun 2024 hingga saat ini, Kalteng konsisten masuk dalam 10 besar provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik. Pertumbuhan ekonomi Kalteng pada akhir triwulan tahun 2024 mencapai 4,46%,” tukas Rangga.